Metode Pemilihan Sekering

Anda dapat mengetahui setiap produk baru yang dipublikasikan di sini, dan menyaksikan pertumbuhan serta inovasi kami.

Metode Pemilihan Sekering

Tanggal: 25-03-2021

1. Arus Normal: Pertama-tama kita harus mengetahui besarnya arus normal yang mengalir melalui sekering pada rangkaian yang digunakan.

Biasanya kita harus menetapkan pengurangan terlebih dahulu, dan kemudian memilih sesuai dengan prinsip berikut: yaitu, arus normal harus kurang dari hasil perkalian arus nominal dan koefisien pengurangan.

2. Arus Sekring: Sesuai dengan spesifikasi UL, sekring harus cepat putus pada arus nominal dua kali lipat. Namun, dalam kebanyakan kasus, untuk memastikan sekring yang andal, kami merekomendasikan agar arus sekring lebih besar dari 2,5 kali arus nominal.

Selain itu, masa pakai sekering juga penting, tetapi juga harus merujuk pada diagram karakteristik sekering yang disediakan oleh pabrikan untuk membuat penilaian.

3. Tegangan Sirkuit Terbuka: Tegangan sirkuit terbuka umumnya harus dipilih agar lebih rendah dari tegangan nominal.

Sebagai contoh, ketika sekering dengan tegangan nominal DC 24V digunakan dalam rangkaian AC 100V, ada kemungkinan sekering tersebut terbakar atau putus.

4. Arus hubung singkat: Nilai arus maksimum yang mengalir ketika rangkaian mengalami hubung singkat disebut arus hubung singkat. Untuk berbagai sekering, kapasitas pemutus nominal telah ditentukan, dan kita harus berhati-hati agar arus hubung singkat tidak melebihi kapasitas rangkaian nominal saat memilih sekering.

Jika sekering dengan kapasitas sirkuit putus yang kecil dipilih, hal itu dapat menyebabkan sekering putus atau kebakaran.

5. Arus Benturan: Bentuk gelombang (bentuk gelombang arus pulsa) untuk pengamatan arus benturan digunakan untuk menghitung energinya menggunakan nilai I2T (nilai integral Joule). Arus benturan berbeda dalam besaran dan frekuensi, dan pengaruhnya terhadap sekering juga berbeda. Rasio nilai i2t arus benturan terhadap nilai i2t sekering pada satu pulsa menentukan berapa kali sekering tahan terhadap arus benturan.